Anak muda mana yang tidak mengenal cinta?
Jika beruntung, hari-hari mereka akan dipenuhi dengan kegembiraan, canda, dan tawa, bahkan bisa jadi kehaluan. Namun, kalau tidak beruntung, hari-hari mereka akan diiringi dengan lagu-lagu galau yang sebenarnya itu bukan lagu, tapi jiplakan kisah percintaannya.
Untuk masalah ini, semua pasti setuju bahwa percintaan adalah urusan masing-masing, tetapi kalau kalian adalah tipe mengumbar, siap-siap saja urusan kalian juga akan diurus oleh orang lain dengan cerita yang berlembar-lembar, bahkan kadang keliru—tidak benar. Maaf, ini risiko, hidup itu pilihan kan? Sewajarnya saja.
_
Di halaman 30 buku Tere Liye ini, ia menyampaikan sajak, bahwa mereka yang terlalu berlebihan akan membuahkan sikap egois yang tak terkendalikan.
Kita memang lebih suka menuntut daripada manut, lebih suka validasi, daripada benar-benar memantaskan diri, lebih suka diapresiasi, daripada dievaluasi.
Di halaman selanjutnya dari buku ini tertulis
"Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh, akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan yang lebih baik"
Kalau tak diam-diam, agak susah nanti kita menjawabnya; kalau yang selama ini dilihat orang kita bersama dia, ternyata beberapa waktu berikutnya bersama orang lain. Ampun, ada banyak pertanyaan tujuh keturunan yang harus kita siapkan jawabannya.
Jadi, memang diam dan bersabar adalah tepatnya pilihan, meski dunia meremehkanmu menyoal percintaan. Setidaknya, kita dewasa memahami keadaan.
__
Judul buku ini "Dikatakan tidak dikatakan itu tetap cinta"
Ini buku pemberian, mungkin aku disuruh belajar soal cinta, ya, haha.
Kalian bisa menelaah dari buku ini, bahwa untuk apa kalian mendengar kata-kata "Aku mencintaimu" akan tetapi kau tidak bisa merasakan apa-apa darinya, bahkan perlakuannya tidak ada yang bisa mendefinisikan kata-kata cintanya.
_
Jadi, naikkan level mencintaimu, bukan sekadar kata, tetapi lebih kepada rasa.
Maksudku, fokuslah mencintai-Nya. Ingat kata keluarga, kejar dulu mimpimu, masalah itu nanti datang sendirinya itu. Hehe.

Komentar
Posting Komentar