Langsung ke konten utama

Aku dan Cerita Telapak Kaki

Wahyu Nizam, aku mahasiswa aktif UIN SU jurusan perbankan syariah. Lahir dan besar  disebuah desa kecil bernama Pematang Kuing di Kabupaten Batubara.

Aku tidak terlalu ingin menceritakan banyak hal tentang diriku. Meskipun banyak orang lain yang mempercayai hal pribadinya padaku. Aku punya janji sama diri sendiri, nanti kalau sudah sukses baru aku cerita perjalanan ku yang lebih detail.

Hari ini aku berjanji untuk aktif menulis di blog ini, sepertinya kemarin aku baru mendapat motivasi, dari satu arah. Meskipun bekal nulisku hanyalah pengalaman 'Telapak Kaki' yang didukung handphone kesayanganku, tapi aku harus yakin bisa mengisi blog ini dari cerita 'Telapak Kaki' ku, kemana dia melangkah, disitu akan kubuat cerita. Ah aku harus melupakan laptop ku yang telah diambil tangan jail.


Aku suka dengan alam, hijaunya seakan meredakan masalah yang muncul dari mataku. Selain itu aku suka menggambar, menurutku ada kenikmatan tersendiri ketika aku membuat sebuah gambar, kepalaku seakan lupa segala hal kala sudah menggambar. Tapi itu, aku tidak punya hobi yang ku jadikan fokus, atau selalu kulakukan setiap harinya. Semua kujalani begitu saja


Oiya, selamat menikmati cerita di blog ku ini. Semoga bisa memberikan manfaat. Aku ingin bebas menuliskan apa yang yang aku rasakan melalui kelima indraku. Udah itu saja

Terimakasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar dari Tumbuhan

Pagi ini aku melihat keluar jendela sekretariat ormawa yang sudah aku geluti berkisar satu setengah tahun lamanya. Masih pagi, tapi manusia sudah hingar-bingar melakukan aktivitasnya, berbagai jenis kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi di jalan, jalan tol itu tidak pernah sepi. Selalu saja berisik, sekali-dua pernah terjadi kecelakaan disitu. Sudah, bukan itu yang ingin aku ceritakan Mataku terfokus pada tumbuh-tumbuhan, ada ilalang, pohon jati, mahoni, kelapa dan cemara, adapula tanaman kacang panjang, cabai merah dan rerumputan liar yang daunnya seperti daun maple. Aku jadi teringat Canada, salah satu tempat di Benua Amerika yang ingin aku kunjungi kalau Tuhan mengizinkan. Aamiin Lalu aku berpikir, apa yang bisa aku pelajari dari tumbuh-tumbuhan ini? Kemudian aku teringat kala dulu ada pohon sawo di samping rumah nenek, ku tebangi sebagian rantingnya, sehingga sebagian sisinya tidak terlihat rimbun lagi. Beberapa minggu kemudian aku kembali, dan ternyata kulihat ada tunas...

Menolong Orang Tak Dikenal

        Kemarin, sabtu malam diminggu kedua bulan oktober. Seperti biasa, rutinitas menyambangi pengajian disebuah masjid komplek yang kira-kira jaraknya tempuhnya memakan waktu 15-20 menit. Aku dan bang Ibrahim, sebentar. Bang Ibrahim adalah temanku satu ormawa, mungkin dia akan lebih sering menjadi tokoh dalam cerita-cerita ku, satu lagi ada mas ku, mas Fathoni namanya, dia adalah orang yang selalu aku datangi  kalau senang, susah atau apalah, dia seperti abangku di ormawa ini. Intinya mereka berdualah yang paling sering bersamaku, selebihnya ada teman-teman seangkatan ku, Mahmudi, Iin, Alfi, Agung dan yang lainnya serta beberapa orang perempuan.         Malam itu rasanya hati dan kepala ku masih tidak sinkron,  dipikiran ku berseliweran nama-nama peserta Pena Persma 2019 (acara terbesar di ormawa ku). Aku senang bertemu mereka, rasanya ingin kusambangi mereka semua ke daerahnya masing-masing. Ah sudahla, semoga T...

Potensi Harus Diolah, Niat Harus Dilakukan untuk Indonesia Berkemajuan

Tujuh puluh tiga tahun lalu digaungkan proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh presiden soekarno. Selama tujuh puluh tiga tahun jugalah Indonesia telah terbebas dari belenggu kependudukan belanda dan jepang. Kini indonesia berada ditangan anak-anak bangsanya, diusianya yang sekarang negara Indonesia masih menyandang sebagai negara berkembang.  Ada banyak negara yang seusia dengan Indonesia, namun kemajuannya lebih pesat, korea misalnya dari segi teknologi dan entertaiment mereka lebih unggul bahkan anak-anak muda indonesia banyak yang menyukai produk-prosuk yang korea hasilkan. Lalu apakah yang harus Indonesia lakukan untuk bisa sejajar dengan negara-negara maju di dunia? Sebuah kalimat motivasi mengatakan ‘kalau kita ingin maju, maka harus ada niat dan usaha yang harus kita lakukan’ begitupun dengan pepatah agama yang mengatakan bahwa ‘semua yang dilakukan itu tergantung kepada niatnya’, apakah kita sudah memiliki niat untuk maju? Jika sudah lalu apa yang harus kita lak...